|
find us on : 
Home > MELITER > Upacara Peringatan Harkitnas ke-111 di Lanud Abd Saleh

Upacara Peringatan Harkitnas ke-111 di Lanud Abd Saleh

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 20 Mei 2019 | 14:42:40
dibaca | 640 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Malang --- Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 bertempat di Lapangan Dirgantara Lanud Abd Saleh, Malang, Senin, (20/05/2019).

Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang dibacakan Danlanud Abd menyampaikan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, tanggal 20 Mei 2019 kali ini, dalam suasana pasca Pilpres dan Pileg sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa dari Mahapatih Kerajaan Majapahit Gajah Mada.

Dalam sumpahnya, Gajah Mada berikrar tidak akan makan buah palapa (prihatin/puasa) sebelum mempersatukan Nusantara.

"Sehingga keadaan kita saat ini yang berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi dan menguras energi serta emosi sebagian besar masyarakat kita, namun semua pilihan tersebut pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu, segala hal perbedaan tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita", terangnya.

Ditegaskan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan, ditingkah bentang geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrim di dunia, kita membuktikan bahwa mampu menjaga persatuan sampai detik ini. Oleh sebab itu, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.

"Apalagi peringatan hari Kebangkitan Nasional kali ini yang bertema Bangkit Untuk Bersatu, juga dilangsungkan dalam suasana Bulan Ramadan. Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gajah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita", tegasnya.

Turut hadir pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional tersebut Komandan Depohar 30 Kolonel Tek Semri Bija, S.E., para kepala dinas, komandan satuan, pejabat staf, perwira, bintara, tamtama dan PNS Lanud Abd Saleh beserta Insub. (Bgs)

BERITA TERKAIT :