|
find us on : 
Home > MELITER > Kasum TNI Tinjau Stan Pameran TNI AU di Indo Defence 2018 Expo & Forum

Kasum TNI Tinjau Stan Pameran TNI AU di Indo Defence 2018 Expo & Forum

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 08 November 2018 | 21:49:12
dibaca | 694 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A.,M.B.A., didampingi Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Mayjen TNI Santos G. Matondang M.M, M.Tr (Han) meninjau Stan Pameran Penerangan TNI Angkatan Udara diacara pameran internasional bidang teknologi industri pertahanan Indo Defence 2018 Expo & Forum di Gedung B3 JIExpo Kemayoran Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Peninjauan Kasum TNI ke stan TNI AU diterima langsung oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M.

Menurut pantauan, Kadispenau memaparkan dan menjelaskan kepada Kasum TNI terkait beberapa kecanggihan peralatan strategis unggulan yang dipamerkan oleh TNI AU.

Pada ajang bergengsi dua tahunan ini, TNI Angkatan Udara menghadirkan inovasi baru karya prajurit Depohar 50 Koharmatau berupa ADS-B ( Automatic Dependent Surveillance - Broadcast ) Radar.

Alat yang baru disertifikasi oleh Dislitbangau (Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU) pada Oktober 2018 ini, merupakan radar 'portable low cost' yang mampu mengidentifikasi objek (pesawat) secara real time. Radar yang memiliki ROA (Radius of Action) hingga 270 Nm ini mampu mengidentifikasi data 'speed, altitude' dan jarak pesawat dengan radar.

Alutsista lain yang juga jadi andalan stand TNI AU adalah kokpit simulator pesawat F-16. Dengan alat ini masyarakat dapat merasakan sensasi terbang sekaligus melaksanakan 'dog fight' (bertempur di udara) dengan pesawat tempur canggih pabrikan 'Lockheed Martin' Amerika Serikat.

Inovasi prajurit TNI AU yang juga dipamerkan adalah 'Internet Protocol Private Branch Exchange' (IP-PBX) Depo 40 Koharmatau. Alat yang sudah mendapatkan sertifikasi dari Dislitbangau dan Dislambangjaau tahun 2012 ini merupakan perangkat yang mampu mengintegrasikan sentral telepon seluruh TNI AU secara 'low cost'.

Stand TNI AU yang menempati areal 60 meter persegi di hall B, juga memamerkan TDAS (Transmisi Data: Air Situation) Kohanudnas dan beberapa persenjataan Paskhas, seperti Rudal QW3, AX-308 Sniper, M-4 Carbine dan SS-V4.

Selain TNI AU, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A.,M.B.A., juga meninjau stan-stan lainnya seperti TNI AD, TNI AL dan Mabes TNI. (Bgs)