|
find us on : 
Home > PERTAMBANGAN > Pertamina Antisipasi Gejolak Harga Elpiji 12 Kg

Pertamina Antisipasi Gejolak Harga Elpiji 12 Kg

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 04 Januari 2014 | 23:32:56
dibaca | 8785 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kekhawatiran adanya migrasi besar-besaran pengguna elpiji 12 Kg langsung direspon PT Pertamina (Persero). Perusahaan Migas milik pemerintah ini telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan tidak terjadi gejolak harga Elpiji non subsidi kemasan 12 Kg masyarakat.

Ali Mundakir Vice President Corporate Pertamina, mengungkapkan salah satu cara yang diambil Pertamina adalah perusahaan akan memasang spanduk berisi ketetapan harga di seluruh agen resmi perusahaan. Jelasnya di Jakarta, Jumat 3/1/2014

PT. Pertamina juga akan mengoptimalkan Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) dan modern outlet sebagai tempat penjualan Elpiji 12 Kg dan 3 Kg dengan harga per tabung sekitar Rp 4.000 di atas harga agen.

Untuk lebih memudahkan masyarakat, Pertamina juga menyediakan daftar harga gas ekpiji di agen yang bisa diakses melalui link website resmi perusahaan http://www.pertamina.com/news-room/info-pertamina/

Ali memastikan, agen-agen elpiji yang terbukti menjual di atas harga yang telah ditetapkan, akan dikenakan sanksi tegas berupa skorsing pasokan selama 3 bulan hingga pemutusan hubungan usaha.

Pihak Pertamina juga secara pro aktif akan melakukan kegiatan market intelligent untuk pengecekan harga ke agen-agen, ungkapnya.

Apabila masyarakat menemukan hal-hal di luar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, sms 08159500000, atau pcc@pertamina.com.

Terhitung mulai 1 Januari 2014 lalu pukul 00.00 Pertamina telah menyesuaikan harga Elpiji non subsidi kemasan 12 Kg sebagai aksi korporasi perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2009, menyusul kerugian bisnis elpiji non subsidi kemasan 12 Kg yang telah mencapai Rp 22 triliun dalam enam tahun terakhir.(JJ)