|
find us on : 
Home > NASIONAL > UTD PMI DKI Jakarta Terima Sertifikat CPOB Dari BPOM

UTD PMI DKI Jakarta Terima Sertifikat CPOB Dari BPOM

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 22 Mei 2018 | 13:29:03
dibaca | 1414 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi DKI Jakarta disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr.R. Koesmedi Priharto, SpOT, M.Kes. menerima Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan POM kepada Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Muhammad Ali Reza. Serta meresmikan Laboratorium Pengolahan Darah Unit Transfusi Darah PMl DKI Jakarta, Bertempat di Gedung PMI Provinsi DKI Jakarta. Selasa (22/5/2018).

Sertifikat CPOB dari Badan POM tersebut secara resmi diserahkan kepada UTD PMI DKI Jakarta pada hari ini, yang telah diperoleh pada bulan Desember 2017 lalu.

Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ali Reza mengatakan, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Prov DKI Jakarta sejak tahun 2009 telah mendapat ISO 9001:2008, dan akan menyusul ISO 9001:2015, karena dari awal kami sudah memikirkan mutu dan keamanan darah," ujar Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta , Muhammad Ali Reza.

Menurutnya, ini adalah tekad kami untuk mempertahankan mutu dan keamanan darah, sehingga dalam mengolah dan memproses darah dari para pendonor darah sukarela terus dilakukan upaya peningkatan kualitas," tambahnya.

Lebih lanjut Reza mengatakan, UTD telah melakukan berbagai upaya untuk dapat mencukupi kebutuhan darah yang diperlukan oleh masyarakat. Dan dari segi teknologi, UTD PMI DKI Jakarta juga terus mengupayakan untuk mengurangi "Human Error" dalam memproses darah agar menjadi darah yang aman," lanjutnya.

UTD juga telah melengkapi alat-alat pengolahan darah dengan alat-alat yang berkualitas Internasional, seperti mesin otomatis untuk alat alat Laboratorium yang menguji saring 4 penyakit yang menular lewat transfusi darah, yaitu Hepatitis B, Hepatis C, Sipilis, dan HIV / Aids, dengan menggunakan metodologi NAT yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," jelasnya.

Sementara, Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, dr. Salimar Salim, MARS menyatakan dengan telah diperolehnya Sertifikat CPOB tersebut, maka diharapkan pengolahan darah akan dapat memenuhi standar CPOB sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

"Dengan diperolehnya sertifkkat CPOB, diharapkan proses pengolahan darah dapat lebih baik sesui dengan standar CPOB," tuturnya.

Dijelaskannya, UTD PMI DKl Jakarta akan berusaha untuk dapat meningkatkan pelayanan permintaan kebutuhan darah untuk Rumah Sakit di wilayah DKI Jakarta.

Kebutuhan darah di DKI Jakarta mencapai 800 - 1000 kantong per hari, untuk memenuhi kebutuhan darah di DKI Jakarta, UTD PMI Provinsi DKI Jakarta telah melakukan usaha dari berbagai aspek, baik dari segi pelayanan dan kualitas maupun kuantitas darah," pungkasnya.